-->

Pages

Sunday, October 23, 2016

Kitchen Talk: Mrs. Ng SK Vanilla Butter Cake




Hujan rintik sepanjang Minggu di sini membuat saya males kemana-mana. Enakan di rumah menikmati sejuk hujan. Apalagi sambil ngeteh dan makan kue. Ditambah dorongan anak-anak yang juga pas minta emaknya bikin kue, saya browsing-browsing resep cake yang recommended plus barangnya ada di rumah semua :D. Males atuh hujan-hujan keluar ke toko bahan kue. :D Pilihan jatuh ke vanilla butter cake ini, yang ternyata pada masanya pernah ngehits (banget) di lingkungan para cooking blogger. Vanilla butter cake ini aslinya resep Mrs. Ng SK yang dituturkan secara lisan kepada Wendy Table for 2…. or more kemudian Wendy menulisnya di blog. Versi Indonesia-nya ada di blog Mba Hesti's Kitchen.

Bahannya gampang, cuma sempet ke warung depan bentar beli terigu karena stok di rumah ngga sampai 200 gram. Hasilnya beneran enak banget, manisnya pas, ringan, lembut, fluffy, tidak seperti butter cake pada umumnya yang teksturnya padat dan mengenyangkan, anak-anak suka sekali. Pembuatan butter cake ini mengocok putih telur terpisah dari kuning telur sampai kaku. Metode ini menghasilkan cake yang lembut. 

Versi asli dari Mrs. Ng SK harusnya flat dan tidak retak permukaannya, cake saya masih belum flat dan agak retak atasnya, mungkin karena proses mengaduk putih telur ke adonan kuning telur belum merata. Kocokan putih telur dimasukkan ke adonan kuning telur dengan teknik FOLD, namun saya kesulitan mengaduknya sampai rata karena ada pasukan krucil yang ingin ikut berpartisipasi aktif dalam proses pengadukan, jadi daripada over mix karena kebanyakan tangan, ya sudah saya masukkan saja ke oven :D Walaupun hasilnya tidak flat dan agak retak bagian atasnya, namun matang sempurna sampai dalam.

Metode pengocokan terpisah juga membuat saya lumayan rempong karena bolak-balik nyuci + ngeringin whisker, secara mikser cuma ada satu :D Tapi syukurlah pokoknya hasilnya wuenak, recommended ini resep untuk dicoba :D


Tampilan roti setelah dikeluarkan dari loyang, bagian atasnya agak retak, dan dicuwil sama anak-anak sesaat sebelum difoto -___- jadi bolong begitu, maafkan


Matang sempurna sampai dalam, empuk, lembut dan enak walaupun hanya menggunakan 4 butir telur


Mrs. Ng SK Vanilla Butter Cake

Bahan :

230 gram salted butter (saya pakai 100 gram unsalted butter dan 130 gram margarin)
200 gram telur tanpa kulit (saya pakai 4 butir telur ukuran sedang)
50 gram dan 150 gram gula pasir halus
200 gram self raising flour (saya pakai all purpose flour ditambah 1 sdt baking powder, ayak)
60 ml susu cair
1 vanilla bean, keruk isinya (saya pakai 1 sdt vanilla bubuk)

Cara Membuat :

1. Panaskan oven 180 C (saya pakai otang alias oven tangkring, jadi suhunya kira-kira saja api sedang agak kecil). Siapkan loyang segi empat ukuran 8 inchi atau 20 cm (saya pakai loyang bulat diameter 19 cm). Alasi kertas roti dan oles mentega sisi-sisinya (tidak punya kertas roti jadi saya pakai olesan mentega ditaburi tepung terigu). Olesan mentega membantu sisi cake untuk mengembang dengan baik.

2. Pisahkan putih telur dan kuning telur. Kocok putih telur sampai berbusa lalu masukkan 50 gram gula pasir, sambil terus dikocok sampai kaku (jambul petruk). Sisihkan.

3. Kocok mentega dan gula pasir sampai mengembang dan pucat. Tambahkan vanilla bubuk dan kocok sebentar. Tambahkan kuning telur satu-persatu sambil dikocok sampai rata.

4. Turunkan kecepatan mikser. Masukkan separuh tepung dan kocok sampai rata. Masukkan susu dalam dua tahap, kocok rata. Masukkan sisa tepung, kocok sampai rata.

5. Masukkan separuh adonan putih telur, kocok rata. Masukkan sisa adonan putih telur, matikan mikser, dan aduk dengan teknik FOLD (teknik FOLD atau aduk balik pernah ditulis mba Ricke Just My Ordinary Kitchen).

6. Masukkan adonan ke loyang, ratakan. Oven selama kurang lebih 45 menit (saya karena pakai oven tangkring api kira-kira :D jadi sekitar 50 menitan) sampai tes tusuk gigi bersih tidak ada lagi adonan yang basah/menempel.

Resep ini beneran enak dan recommended untuk dicoba. Cocok untuk teman minum teh atau ngopi, apalagi di suasana hujan begini. :)