-->

Pages

Friday, April 3, 2020

Hari Ke-18 #dirumahaja

Hari ini tidak banyak yang bisa saya kerjakan. Kakak masih demam, tapi alhamdulillah mulai sore tadi sudah mereda. Alhamdulillah makannya tidak susah, minumnya banyak dan terus saya target asupan cairannya. Mudah-mudahan besok sudah sembuh. Semoga kita semua tetap sehat, apalagi di masa2 seperti ini.

Salah satu ilustrasi @brenna_quinlan, ilustrator favorit saya. Never lose hope, dear friends.

Adik juga hari ini ada online learning, jadi saya harus fokus nungguin. Kalau nggak ditungguin, bisa kemana2, di tengah2 tanya jawab bisa ujug2 ngabur ambil mainan, ambil susu, atau cemilan 😅

Rajutan alhamdulillah nggak nambah2 😅 waktunya lebih banyak fokus ke anak2. Padahal sebenarnya saya sudah nggak sabaran untuk menyelesaikan sweater dan pindah kembali ke Sophie's Universe.

Tadi saya sempat keluar berbelanja, karena stok di rumah sudah banyak yang habis. Ampun, keluar belanja rasa mau main hunger games, rada tegang dan seragam lengkap sampai masker, hand sanitizer, tisu, dan tas belanja. Cepat2 belanja dan cepat2 pulang. Sampai rumah semua belanjaan langsung dijemur dan saya langsung mandi. Rasanya sangat rindu di masa2 bisa belanja dengan santai, wisata liat2 barang yang dijual sampai puas, dan nggak kepingin cuci tangan setiap 5 menit.


Hiburan hari ini: ngopi dan lihat2 kembang di kebon rumah. Karena nggak sempat lama merajut, ngopi dan menikmati tanaman sudah cukup menghibur. 




Kami harus mengingatkan diri untuk banyak2 bersyukur bahwa kami masih diberikan nikmat kesehatan, masih punya kesempatan wfh, masih memiliki tempat bernaung yang nyaman, masih punya makanan dan minuman yang cukup tanpa perlu kelaparan. Banyak orang2 di luar sana yang jauh lebih kesulitan dalam ujian pandemi ini.

Semoga ujian ini segera berlalu. Semoga Allah SWT sampaikan kita ke bulan Ramadhan.


Stay safe. Stay healthy. Stay at home save lives.


Thursday, April 2, 2020

Hari Ke-17 #dirumahaja

Sekarang saya harus mengingat-ingat dulu untuk tahu ini hari apa. Setelah aktivitas harian sekolah, bekerja, weekend, weekday semua terhenti, I've lost track of what day of the week it is. Jadi harus lihat hape dulu atau yang tadi itu, berhenti sejenak untuk mengingat-ingat.

Hari ini Kakak tidak enak badan, sedikit demam, jadi fokus saya adalah untuk merawat Kakak agar cepat pulih. Di masa2 seperti ini kesehatan menjadi hal yang sangat penting. Untungnya selera makan tidak terganggu, makan cukup banyak dengan nasi sop, minum obat dan banyak minum, dan malam ini demam sudah turun. Mudah2an besok bisa kembali sehat aamiin.



Semalam saya berhasil menyelesaikan Sophie's Universe Part 3, tapi kehabisan benang warna kuning untuk round berikutnya. Saya sudah memesan benang tambahan, dan sambil menunggu benang baru datang rasanya harus mulai menyelesaikan WIP lain (work in progress) yang dianggurin dari kemarin.



Salah satu WIP knitting saya adalah Super Simple Summer Sweater by Joji Locatelli. Ini proyekan knitting sweater pertama saya. Saya pilih waktu itu karena polanya diskon 😀 levelnya easy for beginner, dan pakai benang worsted yang kebetulan saya sudah punya.

Lumayan asyik juga mengerjakan sweater, saya sudah menyelesaikan body dan satu lengan. Lengan sebelahnya lagi sudah separo. Jadi sebetulnya hanya tinggal sedikittt lagi proyekan ini selesai. Lalu muncullah pandemi ini. Mood lumayan hilang tersapu angin 😅 dan untuk menterapi diri sendiri akhirnya saya memulai proyekan baru lagi yang fokus di main warna.

Yang pertama tas (tempo hari sudah diposting), dan yang kedua ya Sophie's Universe ini. The state of the world needs brighter colors. Jadi dianggurkanlah WIP sweater ini di pojokan karena saya sibuk dengan proyekan baru. Sekarang karena mood sudah lebih baik, rasanya sudah waktunya meneruskan WIP lama.




Beberapa ilustrasi @byputy yang diambil dari bukunya Happiness is Homemade, as Puty said "... about a book that reminds us of simple happiness, little daily things that we tend to overlook and take for granted" 





Ilustrasi permakultur oleh @brenna_quinlan, saya menyukai ilustrasi2nya yang banyak berisi gaya hidup ramah lingkungan, kembali ke alam dan meminimalkan waste dalam keseharian

Walaupun saya mengambil jarak dengan sosial media dan berita secara umum, tapi saya masih mengikuti platform sosmed yang khusus membahas hobi dan minat. Ada beberapa akun favorit saya. Tentunya yang dibahas nggak jauh2 dari crochet, knitting, gardening, simple living, cooking, dan ilustrastrator yang banyak membuat karya lucu2 yang memotivasi. Beberapa ilustrator favorit saya adalah @byputy dan @brenna_quinlan. Beberapa karyanya saya sertakan di atas.



Saya yakin bahwa pandemi ini pasti berlalu. Perlu waktu, tapi pasti akan berlalu. Until then, let's all do our part, stay home, stay safe and keep praying.


Wednesday, April 1, 2020

Hari Ke-16 #dirumahaja



"Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
QS Al Anfal Ayat 46

Terakhir berita yang saya tonton, masih perdebatan antara perlunya karantina wilayah atau tidak, dan angka yang terus merambat naik. Ada banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab di kepala saya, mengapa begini dan begitu, tapi semua itu jauh berada di luar kuasa saya.


Jadi saat ini yang bisa saya lakukan hanya mencoba berupaya sebaik mungkin bagi lingkungan terdekat saya, diri sendiri dan keluarga. Di luar itu biarlah para pemimpin negara ini yang memutuskan. Semoga Allah SWT menuntun mereka untuk membuat keputusan terbaik bagi seluruh bangsa.

Salah satu merk kopi favorit kami, ngopi di rumah menjadi salah satu momen relaksasi

Hari ini rumah kami cukup sibuk, anak2 ada jadwal online learning. Kemarin saya berjanji akan mereviu penggunaan Google Duo, tadi sudah kami gunakan untuk online learning adik, dan hasilnya bagus sekali untuk online learning intensif satu guru-satu murid. Google Duo prinsipnya hampir sama seperti video call dalam WA. 

Nongkrongin kebun juga menjadi momen me time saya, ini biji alpukat yang berusaha saya bibitkan tunasnya, kurang lebih masa pembibitan 5 minggu.


Tadi kami online melalui laptop, kualitas gambar dan suaranya bagus dan jelas. Hasilnya cukup baik menurut saya, online learning tadi berjalan efektif. Mungkin catatan tambahan, untuk memudahkan tatap muka (lebih jelas) memang lebih nyaman menggunakan laptop daripada handphone. Koneksi internet yang stabil jelas mutlak diperlukan. Anak2 sebaiknya duduk di meja, dan gadget diposisikan menghadap ke anak2 dengan tetap memberi ruang yang cukup untuk mengerjakan/menulis di kertas latihan. 


Rutinitas masih sama seperti kemarin, suasana di rumah berjalan lambat dan tenang, slow living day. Eskalasi cemas baru terasa ketika waktunya menonton berita. Karena itu kami tidak sering2 menonton berita, efeknya bisa nggak sehat ke mental. Lebih baik menonton acara masak.


Tetap sehat, tetap tinggal di rumah, tetap berdoa, dan semoga Allah SWT segera mengangkat pandemi ini dari tengah2 kita. Aamiin.