-->

Pages

Monday, October 7, 2013

Ten Things Called Happiness

1. Nikmat iman, nikmat Islam. Alhamdulillah karunia terbesar dalam hidup. :)

2. Gadis cilik kami yang cantik, pintar dan shalihah. Najwa, permata hati Bunda ya Nak. *sun sun sayang* Kayanya baru kemarin keluar dari perut Bunda, digendong ditimang-timang, sekarang udah lari-lari kesana kemari, makin pintar dan ceriwis. Time flies, isn't it? :')

3. A lovable hubby. Yang, walaupun sering mengkritik itu dan ini ;p tapi tetap memberi kami berdua tempat paling istimewa di hatinya.

4. Awesome family, akung - uti, aki - nenek, para simbah, para aunties, para oom, para ponakan, yang lucu-lucu, dan selalu menyuguhkan camilan enyak menyambut hangat setiap kali kami pulang.

5. Pekerjaan yang baik, halal,  dan insyaAlloh barokah, yang menjadi tempat mengamalkan ilmu dan tempat belajar hal-hal baru. Tempat me time :D, dan bertemu dengan rekan-rekan senasib sepenanggungan yang walaupun kadang-kadang ancur namun sungguh menyenangkan. *HUGS* untuk anak-anak anggota kru ruangan.

6. Teh tarik. Minuman dari surga ini mah. As simple as milk tea di counter teh poci. Apalagi yang teh tariknya dibikin pake gelas alumunium trus di-olor-olor ditarik-tarik. Pingin nyobain teh tarik bikinan orang melayu di tanah melayu sono, nampaknya mantap.

7. Back therapy di salon langganan. Ini layanan executive spa pijet leher dan punggung harga kaki lima yang asli enak banget, dua jam dijamin pegel-pegel melayang entah kemana dan kembali cantik muda berseri.

8. Kerajinan tangan berbasis benang dan jarum. Saya suka dengan aktivitas klutak klutek yang menghasilkan sesuatu yang cantik. Dulu pernah belajar merajut knit dengan dua jarum, belakangan suka merajut crochet dengan satu jarum, dan yang paling terakhir ini kembali ke selera lama, kristik. :D Walaupun semboyan untuk bikin beginian ya, "alon-alon waton kelakon" a.k.a sesempetnya. Tapi proses klutekannya itu merupakan momen relaksasi pikiran, apalagi kalau udah jadi produk, rasanya puaaaaaassss... Trus foto-foto, apdet status deh. *teteup* :D

9. Buku. Saya cinta buku. Saya menyukai bau kertas dan lem, sensasi membalik lembar demi lembar, dan tenggelam dalam dunia lain yang dibawanya. Jenis favorit? Novel terjemahan yang dilatarbelakangi budaya/tradisi setting dimana cerita dibangun, dengan pendeskripsian yang kuat dalam alur cerita. Contohnya, Perempuan Suci-nya Qaisra Shahraz, The Kite Runner dan A Thousand Splendid Sun-nya Khaled Hosseini, Sweetness in The Belly-nya Camilla Gibb. Saya juga suka novel yang membawa pembacanya untuk berpikir. A good reading material is the one that makes you THINK and FEEL. Tetralogi Pulau Buru Pramoedya Ananta Toer tidak pernah gagal membuat saya berpikir (eh, tapi saya baru baca dua kok, belum sempat lanjut ke buku tiga dan empat ;p)

10. Samsung Galaxy Tab. Di gadget yang handy ini, saya bisa menginstal aplikasi-aplikasi yang saya butuhkan, mulai dari yang fungsional, lucu-lucu sampai yang gak penting pun ada :D pun bisa online di mana saja, bisa musikan, bisa browsing dengan layar yang gak bikin mata pegel :D bisa jadi penyelamat kalau mati gaya di kereta, dan bisa bikin Najwa anteng kalau dia lagi cranky :D


Eh. Udah sepuluh ya. Rasa-rasanya tangan masih pingin ngetik lebih banyak lagi. :D Lain kali kita tulis sampai 100 yaa..

Seringkali kita lupa bahwa udah banyaaaaak anugerah yang kita terima. Sibuk kita berkeluh-kesah, merasa diri kurang ini dan itu. Padahal, bahagia itu sederhana, hanya dengan mensyukuri apa yang kita punya.

Postingan ini diilhami teman KEB ini, makasih Gracie untuk remindernya, agar kita menyadari nikmat yang kita miliki dan berhenti menggerutu tentang ini dan itu.

Happiness is a choice we all can make. This is mine. So, what's yours? :)